<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Accelerated Performance</title>
	<atom:link href="http://kinerja.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kinerja.wordpress.com</link>
	<description>Tingkatkan kinerja pribadi, karir, dan bisnis Anda dengan cepat.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Mar 2008 09:15:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kinerja.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Accelerated Performance</title>
		<link>http://kinerja.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kinerja.wordpress.com/osd.xml" title="Accelerated Performance" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kinerja.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sikap Menyenangkan dalam Lingkungan Kerja</title>
		<link>http://kinerja.wordpress.com/2008/02/28/sikap-menyenangkan-dalam-lingkungan-kerja/</link>
		<comments>http://kinerja.wordpress.com/2008/02/28/sikap-menyenangkan-dalam-lingkungan-kerja/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2008 02:45:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat ST</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kinerja.wordpress.com/2008/02/28/sikap-menyenangkan-dalam-lingkungan-kerja/</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu budaya timur adalah adanya suatu keenganan melakukan konfrontasi terhadap orang lain, apalagi terhadap orang yang dihormati. Bersikap menyenangkan dikembangkan, sehingga bangsa Indonesia dikenal menjadi orang yang sangat ramah karena sikapnya yang menyenangkan dalam bergaul. Sikap menyenangkan ini juga ternyata banyak yang sengaja dikembangkan dalam suatu perusahaan demi terwujudnya kerja tim yang baik. Setiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kinerja.wordpress.com&amp;blog=408256&amp;post=11&amp;subd=kinerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Salah satu budaya timur adalah adanya suatu keenganan melakukan konfrontasi terhadap orang lain, apalagi terhadap orang yang dihormati. Bersikap menyenangkan dikembangkan, sehingga bangsa Indonesia dikenal menjadi orang yang sangat ramah karena sikapnya yang menyenangkan dalam bergaul. Sikap menyenangkan ini juga ternyata banyak yang sengaja dikembangkan dalam suatu perusahaan demi terwujudnya kerja tim yang baik. Setiap orang dituntut oleh suatu norma tertulis atau tidak untuk bersikap menyenangkan kepada orang lain dalam perusahaan. “<i>Nice person</i>” menjadi suatu kata idola dalam sebuah perusahaan.<span id="more-11"></span></font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Adalah suatu hal yang baik jika sebuah perusahaan mengembangkan sikap menyenangkan. Sikap ini akan menciptakan suasana kondusif dalam bekerja. Namun ada bahaya yang mengintai, yaitu jika kita salah kaprah dalam menggunakannya, maka kejujuran akan berkurang. Demi sikap yang menyenangkan, setiap orang akan menghindari suatu konfrontasi terhadap kesalahan orang lain. Ini adalah suatu ketidakjujuran yang dibungkus dengan kebaikan.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Jika demi bersikap menyenangkan sampai membungkus kejujuran, maka bukannya akan meningkatkan kerja tim yang baik, justru akan membahayakannya. Jika ketidakjujuran menjadi bagian dari komunikasi sehari-hari, maka akan timbul miskomunikasi diantara anggota tim, sehingga pesan yang seharusnya tersampaikan menjadi tertahan. Padahal dalam pengambilan keputusan sangat diperlukan informasi yang lengkap dan utuh.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Bagimana jadinya jika banyak informasi yang tertahan demi sikap yang menyenangkan. Banyak keputusan yang salah sehingga tidak menyelesaikan masalah yang ada. Bagaimana seorang pemimpin bisa memimpin dengan baik jika tidak mendapatkan umpan balik yang jujur dari bawahannya. Dia akan mengeluarkan keputusan yang salah, bahkan bisa jadi suatu keputusan yang bodoh.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Apakah sikap menyenangkan harus dihilangkan? Tentu saja tidak. Yang diperlukan adalah mengubah paradigma dalam berinteraksi. Ada dua paradigma mendasar<span>  </span>yang harus dikembangkan dalam mengatasi masalah ini, yang pertama menyatakan kejujuran meskipun terhadap kesalahan dan kekeliruan adalah sesuatu yang baik dan menyenangkan. Yang kedua adalah menerima masukan atau kritikan adalah sesuatu yang baik dan justru akan menolong kita. Ini adalah pikiran-pikiran positif yang harus dikembangkan dalam budaya kerja agar susana kondusif tetap ada tetapi arus informasi tetap berjalan tanpa ada yang tertahan.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Lebih lengkapnya, suatu perusahaan harus mengembangkan suatu budaya yang akan meningkatkan kinerja tim dalam hubungannya dengan cara berinteraksi antara sesama anggota tim. Budaya-budaya yang perlu dikembangkan adalah:</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">        </span></span></span><font face="Times New Roman">Budaya intergritas</font></p>
<p style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">        </span></span></span><font face="Times New Roman">Keunggulan kompetitif</font></p>
<p style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">        </span></span></span><font face="Times New Roman">Produktivitas</font></p>
<p style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">        </span></span></span><font face="Times New Roman">Kepemimpinan yang konsisten</font></p>
<p style="text-indent:-0.25in;margin:0 0 0 0.25in;" class="MsoNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">        </span></span></span><font face="Times New Roman">Berpikir positif</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Jika suatu perusahaan atau organisasi mengembangkan budaya-budaya ini dalam organisasinya maka kinerja tim akan lebih baik lagi dari sebelumnya.</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kinerja.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kinerja.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kinerja.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kinerja.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kinerja.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kinerja.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kinerja.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kinerja.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kinerja.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kinerja.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kinerja.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kinerja.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kinerja.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kinerja.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kinerja.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kinerja.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kinerja.wordpress.com&amp;blog=408256&amp;post=11&amp;subd=kinerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kinerja.wordpress.com/2008/02/28/sikap-menyenangkan-dalam-lingkungan-kerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/33c594e5ccfdbe3e186d02a4cd9c3f21?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Rahmat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menciptakan Lingkungan Kondusif</title>
		<link>http://kinerja.wordpress.com/2008/02/27/menciptakan-lingkungan-kondusif/</link>
		<comments>http://kinerja.wordpress.com/2008/02/27/menciptakan-lingkungan-kondusif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 04:42:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat ST</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran positif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kinerja.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Lingkungan kondusif di tempat kerja adalah salah satu prasyarat terciptakan kinerja perusahaan yang tinggi. Lingkungan kondusif bisa tercipta jika adanya komunikasi yang baik dalam lingkungan perusahaan, interaksi yang antar karyawan, motivasi kerja tinggi, tidak ada saling curiga, dan memberikan kontribusi menjadi orientasi setiap karyawan. Semua hal ini hanya bisa diraih jika karyawan memiliki pikiran positif. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kinerja.wordpress.com&amp;blog=408256&amp;post=10&amp;subd=kinerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lingkungan kondusif di tempat kerja adalah salah satu prasyarat terciptakan kinerja perusahaan yang tinggi. Lingkungan kondusif bisa tercipta jika adanya komunikasi yang baik dalam lingkungan perusahaan, interaksi yang antar karyawan, motivasi kerja tinggi, tidak ada saling curiga, dan memberikan kontribusi menjadi orientasi setiap karyawan. Semua hal ini hanya bisa diraih jika karyawan memiliki pikiran positif.<span id="more-10"></span></p>
<p>Semua perilaku karyawan akan ditentukan oleh cara berpikir mereka. Jika perusahaan menginginkan perilaku positif dari karyawan, maka perusahaan harus mengembangkan atau memperbaiki cara berpikir karyawan agar mereka memiliki pikiran positif. Kurangnya motivasi kerja dan lingkungan kerja yang tidak kondusif akan menjadi penghalang tercapainya kinerja perusahaan yang tinggi. Penyebabnya adalah karena budaya berpikir positif masih kurang dalam perusahaan tersebut.</p>
<p>Ada berbagai penyebab mengapa budaya berpikir positif dalam perusahaan bisa sangat kurang. Penyebab pertama adalah memang perusahaan sengaja menciptakan konflik antar karyawan. Maksudnya adalah agar terjadi persaingan sehingga masing-masing karyawan dipicu untuk memberikan kontribusi kepada karyawan. Namun, pimpinan perusahaan yang menerapkan cara ini tidak menyadari adanya efek samping yang justru  membahayakan kinerja perusahaan.</p>
<p>Rasa curiga akan muncul diantara karyawan sehingga akan mengurangi kerja sama antar karyawan. Kecuali sistem pekerjaan memang didesain untuk bekerja secara individu, kurangnya kerja sama akan membuat kinerja perusahaan menjadi terhambat. Akibat negatif yang lain dari lingkungan kerja seperti ini ialah munculnya budaya &#8220;menyalahkan&#8221;. Budaya menyalahkan akan sangat membahayakan, karena saat masalah muncul, orientasi karyawan akan menyalahkan orang lain dari pada berusaha mencari solusi.</p>
<p>Manajemen yang menghasilkan konflik dalam karyawan, sudah tidak jaman lagi. Konsep ini sudah usang dan harus segera diganti dengan manajemen yang justru menciptakan pikiran positif antara karyawan. Dengan mengutamakan berpikir positif, kalau pun ada persaingan, akan terjadi persaingan secara sehat. Persaingan tetap ada tetapi kerja sama akan tetap terpelihara.</p>
<p>Bagaimana agar karyawan memiliki pikiran positif?</p>
<p><strong>Bersambung&#8230;.</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kinerja.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kinerja.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kinerja.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kinerja.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kinerja.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kinerja.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kinerja.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kinerja.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kinerja.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kinerja.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kinerja.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kinerja.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kinerja.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kinerja.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kinerja.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kinerja.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kinerja.wordpress.com&amp;blog=408256&amp;post=10&amp;subd=kinerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kinerja.wordpress.com/2008/02/27/menciptakan-lingkungan-kondusif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/33c594e5ccfdbe3e186d02a4cd9c3f21?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Rahmat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ide-ide Kreatif</title>
		<link>http://kinerja.wordpress.com/2006/09/20/ide-ide-kreatif/</link>
		<comments>http://kinerja.wordpress.com/2006/09/20/ide-ide-kreatif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Sep 2006 04:09:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat ST</dc:creator>
				<category><![CDATA[Creativity]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kinerja.wordpress.com/2006/09/20/ide-ide-kreatif/</guid>
		<description><![CDATA[Semua yang ada di hadapan Anda saat ini berawal dari sebuah ide. Produk-produk hebat berawal dari ide. Jasa yang laku keras berawal dari ide, konsep-konsep manajemen yang canggih juga berawal dari ide. Sudah banyak contoh ide seseorang yang bisa mengubah dunia, seperti ide bisa terbang bahkan ke luar angkasa, ide berbicara jarak jauh, ide kereta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kinerja.wordpress.com&amp;blog=408256&amp;post=9&amp;subd=kinerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span><font size="3"><font face="Times New Roman">Semua yang ada di hadapan Anda saat ini berawal dari sebuah ide. Produk-produk hebat berawal dari ide. Jasa yang laku keras berawal dari ide, konsep-konsep manajemen yang canggih juga berawal dari ide. Sudah banyak contoh ide seseorang yang bisa mengubah dunia, seperti ide bisa terbang bahkan ke luar angkasa, ide berbicara jarak jauh, ide kereta tanpa kuda, dan berjuta ide lainnya yang mengubah ide. <span id="more-9"></span></font></font></span></p>
<p><span><font size="3"><font face="Times New Roman">Hormatilah ide, jangan sampai kita meremehkan ide karena ide tersebut telah usang atau dianggap ide bodoh. Tidak ada ide bodoh yang ada hanya ide tersebut belum menemukan bentuknya atau muncul pada saat yang tidak tepat. </font></font></span><span><font size="3" face="Times New Roman"> </font></span><span><span><font size="3"><font face="Times New Roman">Suatu hal yang sangat aneh saat sebuah perusahaan yang menginginkan peningkatan kinerja tetapi tidak menghargai ide karyawannya. Padahal banyak kasus penghematan besar dalam satu perusahaan hasil dari ide karyawannya. Salah satu ide saya pernah memberikan penghematan dalam jumlah berarti pada perusahaan tempat saya bekerja dahulu dan saya yakin banyak sekali contoh ide-ide yang muncul dari karyawan yang membantu peningkatan kinerja suatu perusahaan.</font></font></span><span><font size="3" face="Times New Roman"> </font></span></span></p>
<p><span><span></span></span><span><span><font size="3"><font face="Times New Roman">Untuk meningkatkan kinerja yang cepat suatu perusahaan harus menciptakan sistem yang merangsang karyawannya berpikir kreatif sehingga akan muncul ide-ide brilian yang sangat mungkin akan meningkatkan kinerja perusahaan sendiri. Paling tidak, hargai saat ada karyawan yang menyumbang ide perbaikan meskipun ide tersebut tidak bisa diaplikasikan dengan berbagai alasan. Salah satu contoh orang yang tidak menghargai ide orang lain ialah menolak ide tersebut mentah-mentah di depan orang lain. Hal ini bisa menyebabkan si pemberi ide tersebut akan enggan untuk sumbang saran lagi dan begitu juga orang lain.</font></font></span><span><font size="3" face="Times New Roman"> </font></span><span> </span></span></p>
<p><span><span></span><span><font size="3"><font face="Times New Roman">Berikut contoh system sederhana untuk menggali ide-ide dari karyawan.</font></font></span><span><font size="3" face="Times New Roman"> </font></span><span></span></span><span><span></span></span><span><span></p>
<ol>
<li><font face="Times New Roman"><span><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span><font size="3">Selenggarakan pelatihan kreativitas. Dengan adanya pelatihan kreativitas, kemampuan karyawan menghasilkan ide akan meningkat sangat cepat. Saya telah membuktikan saya menguji peserta pelatihan kreativitas yang pernah saya lakukan pada saat pelatihan baru dimulai. Peserta hanya mampu memunculkan beberapa ide (maksimal 10 ide). Kemudian saya ajarkan trik sederhana dalam menggali ide dan saya uji lagi kemampuan kreativitas, luar biasa mereka bisa menghasilkan ratusan ide dalam waktu yang sama.</font></span></font></li>
<li><font face="Times New Roman"><span><font size="3">Buat skema intensif bagi pemberi ide. Sebagai contoh, menghasil ide menjadi tugas wajib, ide yang diaplikasikan akan mendapat hadiah atau bonus uang yang besarnya bisa Anda atur </font></span></font></li>
<li><font face="Times New Roman"><span><font size="3">Tunjuk seseorang untuk mengelola ide-ide kreatif, jika perlu dalam bentuk tim, sebab jika nuansa kreatif sudah muncul Anda akan kebanjiran ide. Tim ini bisa mengolah dan menganalisa ide-ide yang masuk sehingga bisa memilih ide-ide yang bisa diaplikasikan atau mencoba menggabungkan berbagai ide sehingga menjadi satu ide yang sangat brilian.</font></span></font></li>
<li><font face="Times New Roman"><span><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span><font size="3">Jadwalkan penggalian ide-ide secara tematik. Sebagai contoh bulan Januari khusus untuk ide-ide tentang lini produksi, bulan Februari ide-ide untuk kualitas, bulan Maret ide-ide pengiriman dan sebagainya. Terlihat akan menyulitkan, tetapi jika karyawan sudah terlatih berpikir kreatif hal ini tidak akan menjadi masalah.</font></span></font><span><font size="3" face="Times New Roman"> </font></span></li>
</ol>
<p><span><span><font size="3"><font face="Times New Roman">Jika Anda mencoba menerapkan nuasa kreatif dalam perusahaan Anda, siap-siap saja kinerja perusahaan akan melejit dengan cepat.</font></font></span> </span></p>
<p></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kinerja.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kinerja.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kinerja.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kinerja.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kinerja.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kinerja.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kinerja.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kinerja.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kinerja.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kinerja.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kinerja.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kinerja.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kinerja.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kinerja.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kinerja.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kinerja.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kinerja.wordpress.com&amp;blog=408256&amp;post=9&amp;subd=kinerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kinerja.wordpress.com/2006/09/20/ide-ide-kreatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/33c594e5ccfdbe3e186d02a4cd9c3f21?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Rahmat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Marketing Quotient</title>
		<link>http://kinerja.wordpress.com/2006/09/12/marketing-quotient/</link>
		<comments>http://kinerja.wordpress.com/2006/09/12/marketing-quotient/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2006 06:15:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat ST</dc:creator>
				<category><![CDATA[Market Quotient]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kinerja.wordpress.com/2006/09/12/marketing-quotient/</guid>
		<description><![CDATA[Keberadaan suatu perusahaan adalah menjual dan menjual akan berjalan dengan dengan baik jika didukung dengan pemasaran yang baik. Pemasaran harus menjadi filosofi mendasar bagi perusahaan. Dan ini akan terjadi jika seluruh individu yang ada dalam perusahaan tersebut memiliki kecerdasan pemasaran (Marketing Quotient). Jika seluruh individu dalam suatu perusahaan memiliki kecerdasan pemasaran, maka segala aktivitas yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kinerja.wordpress.com&amp;blog=408256&amp;post=4&amp;subd=kinerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keberadaan suatu perusahaan adalah menjual dan menjual akan berjalan dengan dengan baik jika didukung dengan pemasaran yang baik. Pemasaran harus menjadi filosofi mendasar bagi perusahaan. Dan ini akan terjadi jika seluruh individu yang ada dalam perusahaan tersebut memiliki kecerdasan pemasaran (<em>Marketing Quotient</em>).<span id="more-4"></span></p>
<p>Jika seluruh individu dalam suatu perusahaan memiliki kecerdasan pemasaran, maka segala aktivitas yang ada dalam perusahaan tersebut akan mengarah kepada pemasaran. Semua orang yang ada dalam perusahaan tersebut otomatis pemasar, tetapi sekali lagi bukan berarti harus penjual. Pemasar artinya bertanggung jawab untuk mendapatkan, memuaskan, dan mempertahankan pelanggan sesuai dengan posisi orang tersebut dalam perusahaan.</p>
<p>Jika demikian maka manajemen puncak suatu perusahaan harus meyakinkan seluruh karyawan yang ada dalam perusahaan tersebut memahami konsep pemasaran dan aplikasinya sesuai dengan tugas masing-masing karyawan. Manajemen puncak juga harus merancang system manajemen yang berorientasi kepada pemasaran berikut job description yang mendukung system tersebut. Tentu saja harus didukung oleh people building yang memadai agar semua berjalan dengan efektif.</p>
<p>Marketing Quotient Untuk Individu<br />
Telah disebutkan diatas bahwa manajemen puncak harus melakukan people building untuk mendukung system yang berorientasi kepada pemasaran, ini artinya setiap individu yang ada dalam perusahaan harus memiliki Marketing Quotient yang memadai. Tetapi tidak cukup sampai disana, Marketing Quotient bukan hanya untuk mendukung system perusahaan saja, tetapi untuk pembentukan team yang efektif dan efisien.</p>
<p>Setiap individu harus memiliki Marketing Quotien dalam dua peran yaitu sebagai pemasar produk atau jasa perusahaanya dan juga sebagai individu yang ingin mengembangkan diri dan karirnya. Marketing Quotient akan menguntungkan kedua belah pihak yaitu perusahaan dan individu sendiri. Jika individu dalam perusahaan mampu memasarkan dirinya sendiri maka akan memudahkan perusahaan dalam pembentukan team yang handal dan pengalokasian sumber daya manusia.</p>
<p>Memasarkan diri sendiri bukan berarti hanya berisi omongan kosong membanggakan diri sendiri sambil menjatuhkan orang lain. Memasarkan diri sendiri harus dilakukan dengan konsep marketing yang benar sehingga pemasaran individu-individu untuk peningkatan karir terjadi secara elegan dan persaingan yang sehat. Memasarkan diri sendiri adalah mengolah sumber daya yang dimiliki oleh individu tersebut agar memberikan nilai bagai perusahaan serta bagaimana cara mengkomunikasikan.</p>
<p>Jika ini terjadi maka kinerja suatu perusahaan dan individu yang ada didalamkan akan meningkat secara cepat dan terus menerus. Perusahaan membukukan penjualan yang tinggi, biaya produksi lebih hemat karena individu-individu yang ada didalamnya bekerja secara efektif dan efisien juga kepuasan karyawan akan lebih tinggi karena keberadaanya mendapatkan apresiasi sesuai dengan potensi yang dimilikinya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kinerja.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kinerja.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kinerja.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kinerja.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kinerja.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kinerja.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kinerja.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kinerja.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kinerja.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kinerja.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kinerja.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kinerja.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kinerja.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kinerja.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kinerja.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kinerja.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kinerja.wordpress.com&amp;blog=408256&amp;post=4&amp;subd=kinerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kinerja.wordpress.com/2006/09/12/marketing-quotient/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/33c594e5ccfdbe3e186d02a4cd9c3f21?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Rahmat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Market First</title>
		<link>http://kinerja.wordpress.com/2006/09/12/market-first/</link>
		<comments>http://kinerja.wordpress.com/2006/09/12/market-first/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2006 06:12:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat ST</dc:creator>
				<category><![CDATA[Market Quotient]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kinerja.wordpress.com/2006/09/12/market-first/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu produk atau jasa, tujuan utama keberadaanya ialah dipilih dan diterima oleh pasar. Tidak peduli sehebat apa pun produk tersebut, akan percuma jika tidak bisa dijual ke pasaran. Kita akan kehilangan waktu, uang, dan sumber daya lainnya jika produk atau jasa yang kita hasil tidak dibeli oleh target pasar kita. Kita semua telah mengetahuinya bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kinerja.wordpress.com&amp;blog=408256&amp;post=3&amp;subd=kinerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu produk atau jasa, tujuan utama keberadaanya ialah dipilih dan diterima oleh pasar. Tidak peduli sehebat apa pun produk tersebut, akan percuma jika tidak bisa dijual ke pasaran. Kita akan kehilangan waktu, uang, dan sumber daya lainnya jika produk atau jasa yang kita hasil tidak dibeli oleh target pasar kita.<span id="more-3"></span></p>
<p>Kita semua telah mengetahuinya bahwa keberadaan suatu perusahaan ujung-ujungnya adalah menjual. Tanpa menjual perusahaan tersebut akan mati karena karena tidak ada uang yang masuk ke perusahaan tersebut untuk menghidupi kegiatan di dalam perusahaan tersebut. Penjualan bias terjadi harus melalui proses panjang terlebih dahulu, tidak serta merta bias terjual begitu saja. Dulu mungkin iya, tetapi sekarang di dunia yang penuh perubahan dan persaingan kita harus bisa menjadikan orang untuk memilih produk kita.</p>
<p>Bagaimana agar orang mau memilih kita? Disinilah penting apa yang disebut dengan marketing atau pemasaran. Pemasaran bukan hanya menjual, menjual hanyalah salah satu bagian dari pemasaran. Penjualan tidak akan bias dilakukan dengan baik jika tidak didukung oleh elemen-elemen pemasaran lain. Jika kita melihat konsep yang dtawarkan oleh Hermawan Kartajaya, dalam pemasaran ada yang disebut dengan strategi, nilai, dan taktik.</p>
<p>Strategi ialah bagaimana kita menempatkan produk atau jasa kita bukan hanya di “mata” konsumen tetapi juga di “benak” konsumen. Nilai adalah sesuatu yang bisa dirasakan oleh konsumen. Sementara taktik adalah bagaimana kita mengkomunikasikan produk atau jasa kita kepada calon konsumen. Penjualan akan terjadi dengan baik jika elemen-elemen pemasaran lainnya mendukung.</p>
<p>Disini bisa kita lihat bahwa pemasaran harus menjadi konsep dasar bagi perusahaan karena keberadaan perusahaan sendiri ujung-ujungnya memasarkan produknya. David Packard, salah seorang penemu HP (Hewlett-Packard) mengatakan bahwa “pemasaran terlalu penting untuk (dikerjakan hanya oleh) sebuah departemen pemasaran”. Dengan kata lain, pemasaran harus menjadi filosofi hidup sebuah perusahaan.</p>
<p>Kinerja sebuah perusahaan yang menjadikan pemasaran menjadi konsep dasar akan sangat tinggi karena kegiatan perusahaan akan lebih efektif dan efisien, karena untuk inilah adanya suatu pemasaran. Konsep pemasaran akan memfokuskan semua sumber daya untuk mengkomunikasikan dan memberikan nilai produk atau jasa kita kepada target pasar kita.</p>
<p>Jadi jika Anda ingin meningkatkan kinerja, maka pemasaran harus menjadi filosofi perusahaan Anda. Jika kita melihat Sistem Manajemen Muto ISO 9000, salah satu prinsip dasar dari system tersebut adalah fokus kepada pelanggan. Tidak ada konsep manajemen yang ada yang meulupakan pemasaran. Six Sigma menekankan kepada berkurangnya kegagalan, penundaan, dan turunnya biaya produksi, ujung-ujung untuk pelanggan juga. Jika Anda menemukan suatu konsep manajemen yang melupakan pemasaran, lebih baik Anda tinggalkan saja.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kinerja.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kinerja.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kinerja.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kinerja.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kinerja.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kinerja.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kinerja.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kinerja.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kinerja.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kinerja.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kinerja.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kinerja.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kinerja.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kinerja.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kinerja.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kinerja.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kinerja.wordpress.com&amp;blog=408256&amp;post=3&amp;subd=kinerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kinerja.wordpress.com/2006/09/12/market-first/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/33c594e5ccfdbe3e186d02a4cd9c3f21?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Rahmat</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
