Keberadaan suatu perusahaan adalah menjual dan menjual akan berjalan dengan dengan baik jika didukung dengan pemasaran yang baik. Pemasaran harus menjadi filosofi mendasar bagi perusahaan. Dan ini akan terjadi jika seluruh individu yang ada dalam perusahaan tersebut memiliki kecerdasan pemasaran (Marketing Quotient).
Jika seluruh individu dalam suatu perusahaan memiliki kecerdasan pemasaran, maka segala aktivitas yang ada dalam perusahaan tersebut akan mengarah kepada pemasaran. Semua orang yang ada dalam perusahaan tersebut otomatis pemasar, tetapi sekali lagi bukan berarti harus penjual. Pemasar artinya bertanggung jawab untuk mendapatkan, memuaskan, dan mempertahankan pelanggan sesuai dengan posisi orang tersebut dalam perusahaan.
Jika demikian maka manajemen puncak suatu perusahaan harus meyakinkan seluruh karyawan yang ada dalam perusahaan tersebut memahami konsep pemasaran dan aplikasinya sesuai dengan tugas masing-masing karyawan. Manajemen puncak juga harus merancang system manajemen yang berorientasi kepada pemasaran berikut job description yang mendukung system tersebut. Tentu saja harus didukung oleh people building yang memadai agar semua berjalan dengan efektif.
Marketing Quotient Untuk Individu
Telah disebutkan diatas bahwa manajemen puncak harus melakukan people building untuk mendukung system yang berorientasi kepada pemasaran, ini artinya setiap individu yang ada dalam perusahaan harus memiliki Marketing Quotient yang memadai. Tetapi tidak cukup sampai disana, Marketing Quotient bukan hanya untuk mendukung system perusahaan saja, tetapi untuk pembentukan team yang efektif dan efisien.
Setiap individu harus memiliki Marketing Quotien dalam dua peran yaitu sebagai pemasar produk atau jasa perusahaanya dan juga sebagai individu yang ingin mengembangkan diri dan karirnya. Marketing Quotient akan menguntungkan kedua belah pihak yaitu perusahaan dan individu sendiri. Jika individu dalam perusahaan mampu memasarkan dirinya sendiri maka akan memudahkan perusahaan dalam pembentukan team yang handal dan pengalokasian sumber daya manusia.
Memasarkan diri sendiri bukan berarti hanya berisi omongan kosong membanggakan diri sendiri sambil menjatuhkan orang lain. Memasarkan diri sendiri harus dilakukan dengan konsep marketing yang benar sehingga pemasaran individu-individu untuk peningkatan karir terjadi secara elegan dan persaingan yang sehat. Memasarkan diri sendiri adalah mengolah sumber daya yang dimiliki oleh individu tersebut agar memberikan nilai bagai perusahaan serta bagaimana cara mengkomunikasikan.
Jika ini terjadi maka kinerja suatu perusahaan dan individu yang ada didalamkan akan meningkat secara cepat dan terus menerus. Perusahaan membukukan penjualan yang tinggi, biaya produksi lebih hemat karena individu-individu yang ada didalamnya bekerja secara efektif dan efisien juga kepuasan karyawan akan lebih tinggi karena keberadaanya mendapatkan apresiasi sesuai dengan potensi yang dimilikinya.